<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Paulus Ganesha Aryo Prakoso &#187; Personal Life</title>
	<atom:link href="http://paganekoso.net/category/personal-life/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://paganekoso.net</link>
	<description>Just another Paulus Ganesha Aryo Prakoso weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Dec 2010 09:07:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Gadis Tunarungu Mainkan Piano</title>
		<link>http://paganekoso.net/gadis-tunarungu-mainkan-piano/</link>
		<comments>http://paganekoso.net/gadis-tunarungu-mainkan-piano/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Dec 2009 02:27:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Paulus Ganesha Aryo Prakoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Life]]></category>
		<category><![CDATA[Tunarungu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://paganekoso.net/?p=340</guid>
		<description><![CDATA[Aku dapat kisah gadis tunarungu sangat luar biasa dari teman aku, Vonny. Inilah cerita kisah di bawah, selamat membaca. Ayah mengapa aku berbeda&#8230;??? Bila semua teman-temanku bernyanyi, aku hanya bisa terdiam. Aku tidak pernah tau harus bagaimana mengatakan pada dunia bertapa aku sangat ingin seperti mereka, bisa mendengar dan bernyanyi layaknya kehidupan normal. Sayangnya aku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a title="Gadis Tunarungu Main Piano" rel="shadowbox" href="http://paganekoso.net/wp-content/uploads/2009/12/girl-piano.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-351" title="Gadis Tunarungu Main Piano" src="http://paganekoso.net/wp-content/uploads/2009/12/girl-piano-300x215.jpg" alt="Gadis Tunarungu Main Piano" width="300" height="215" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Aku dapat kisah gadis tunarungu sangat luar biasa dari teman aku, Vonny. Inilah cerita kisah di bawah, selamat membaca.</p>
<p><span id="more-340"></span></p>
<blockquote><p>Ayah mengapa aku berbeda&#8230;???</p>
<p>Bila semua teman-temanku bernyanyi, aku hanya bisa terdiam. Aku tidak pernah tau harus bagaimana mengatakan pada dunia bertapa aku sangat ingin seperti mereka, bisa mendengar dan bernyanyi layaknya kehidupan normal.</p>
<p>Sayangnya aku terlahir dengan keadaan tuli, lebih sadisnya terkadang mereka orang-orang yang tidak pernah mengerti perasaanku berkata kalau aku “ BUDEK” dan itu dituliskan di kertas untukkku tepat di meja belajarku di kelas.</p>
<p>Tapi aku tidak pernah merasa ingin membalas semuanya, karena aku sadar inilah hidupku dan inilah takdirku.</p>
<p>Dulu semasa kecil mungkin aku tidak pernah merasa beban ini begitu besar dalam hidupku, ketika menyadari aku beranjak remaja dan melihat aku berbeda diantara sahabat-sahabatku. Di depan mading sekolahku tertulis sebuah pengumuman pembentukan tim musik sekolah, aku ingin ikut dalam tim itu tapi sayangnya aku hanya bisa meratapi nasibku. Aku pun pulang untuk bertemu dengan ayah, aku terduduk dengan wajah penuh kesedihan,</p>
<p>Dalam duniaku, hanya ayah yang bisa mengerti apa yang aku katakan. Walaupun itu harus dengan bahasa tangan yang ia pelajari dengan susah payah.<br />
Aku mengetuk pintu untuk memberi tanda aku ada di kamar untuk bicara dengan ayah, ia melihatku dan melempar senyum.</p>
<p>“ Angel, ayo masuk. Silakan duduk disini nak, ada apa? Bagaimana pelajaran kelas kamu hari ini?”<br />
Aku tertunduk, lalu ayah mulai bisa membaca wajahku.<br />
“ Apa yang terjadi nak, ceritakan pada ayah?”<br />
“ Ayah mengapa aku berbeda dari teman-temanku?”<br />
“ Dalam hal?” tanya ayah padaku,<br />
Aku menangis dan usiaku saat itu hanya 12 tahun dan duduk di sekolah menengah pertama.<br />
“ Aku tidak bisa bernyanyi, tidak bisa mendengar.. Mengapa ayah?”<br />
Ayah melihatku sambil tersenyum,<br />
“ Apakah kamu merasa bersedih karena itu?”<br />
“ Ya, aku sangat bersedih.. Aku ingin seperti mereka.. Bisa bernyanyi dan mendengarkan indahnya musik..”<br />
“ Mengapa kamu ingin menjadi seperti mereka?”<br />
“ Karena aku ingin menjadi tim musik sekolah, aku ingin ayah..”<br />
“ Kalau begitu lakukan..”</p>
<p>Aku terdiam tidak bisa membalas pertanyaan ayah kemudian ia bangkit dan mengajakku ke ruangan gudang di belakang rumahku, ia mulai membersihkan debu-debu di sebuah meja panjang yang tadinya kupikir adalah meja makan. Ternyata itu adalah piano klasik. Aku memperhatikanya dengan heran,</p>
<p>“ Ini adalah peninggalan ibumu sebelum ia meninggal setelah melahirkan kamu, ayah sudah tidak pernah mendengarkannya sejak kamu terlahir..”<br />
“ Lalu..?” tanyaku.<br />
“ kamu mungkin terlahir tanpa bisa mendengar dan bernyanyi. Tapi kamu terlahir dari rahim seorang ibu yang berjuang agar kamu ada di dunia ini dan ayah percaya, Tuhan memberikan kamu dalam kehidupan karena kamu memang layak untuk itu.”<br />
“ Tapi aku cacat, tidak normal dan tidak akan pernah bisa mendengar musik? Bagaimana caranya aku bisa seperti teman-temanku.”<br />
“ Sayang kamu memang tidak bisa mendengarkan musik, tapi kamu bisa memainkan musik?”<br />
“ Bagaimana caranya?”<br />
“ Ayah ada disini untuk kamu dan percayalah, musik itu akan terasa indah bila kamu merasakannya dari hati kamu. “<br />
“ Walaupun aku tidak bisa mendengar..”<br />
Ayah duduk dikursi dan menyuruhku memperhatikannya bermain piano, Ia menutup matanya lalu memainkan arunan toth piano itu.<br />
“ Anakku, rasakanlah musik itu dalam hati dan kamu akan tau bertapa Tuhan sangat mencintai siapapun makluk yang ia ciptakan. Walaupun kamu terlahir dengan keadaan cacat dan tidak bisa mendengarkan suara musik itu dari telinga kamu.. Kamu bisa dengarkan lewatkan hati kamu..”</p>
<p>Ayah mengajakku untuk menyentuh setiap toth piano dan kami bermain bersama, aku memang tidak bisa merasakan apa suara music itu tapi aku bisa merasakan nada dari jari yang ketekan dan itu membuatku bersemangat untuk berlatih piano klasik, aku tau ibuku adalah seorang pemain piano sebelum ia meninggal saat melahirkanku. Aku pun berjuang untuk bermain musik dan perlahan aku mampu membuat sedikit alunan music yang indah. Semua itu kurasakan dalam hatiku, semua itu kurasakan dalam jiwaku.</p>
<p>Beberapa minggu kemudian, aku mulai berani mendaftar dalam tim musik sekolahku dan guruku menerimaku walaupun ia tau aku cacat tapi setelah aku mainkan piano dan ia terkesan. Aku tau semua orang melihatku dengan aneh, seorang teman bernama Agnes datang padaku.</p>
<p>“ Hai orang cacat, apa yang bisa kamu lakukan dengan telingamu yang tertutup kotoran?”<br />
Yang lain tertawa dan menambah kalimat yang melukai hatiku,<br />
“ Dia mungkin mau jadi badut diantara tim kita, biarkan saja..”<br />
Ejekan itu berakhir saat guruku datang, mereka semua kembali ke posisi mereka masing dalam alat music yang mereka kuasai. Ibu guru pembimbing kelas musik bersikap hangat padaku, ia memperkenalkanku pada semuanya.<br />
“ Anak-anak mulai hari ini Angel akan bergabung dalam tim kita, semoga kalian bisa berkerja sama dengan Angel ya..”<br />
“ Ibu apa yang bisa lakukan untuk tim kita, dia kan budek?” ejek Agnes.<br />
“ Agnes!! ibu tidak pernah mengajarkan kamu untuk menghina orang lain, jaga sikap kamu. Walaupun Angel cacat secara fisik ia juga memiliki perasaan, tolong kendalikan kata-kata kamu.”<br />
Aku senang ibu membelaku tapi itu malah membuat semua membenciku, ibu mempersilakan aku memainkan piano, dengan gugup aku bisa bermain dengan baik. Tidak ada satupun tepuk tangan dari teman-temanku, hanya ibu guru seorang. Ketika kelas bubar aku mendekat pada ibu guru, aku menuliskan apa yang ingin aku katakan kepadanya, Ia membacanya.<br />
“ Ibu , aku mundur saja dari tim, aku tidak mungkin bisa menjadi bagian dari mereka. Karena aku ini cacat. Mereka tidak akan menerimaku?”<br />
“ Tidak sayang, jangan berkata demikian, kamu special, kamu berbakat, mereka hanya belum terbiasa, percayalah kalau kamu sudah sering bermain dengan mereka. Kamu akan diterima dengan suka cita. Jadi ibu tidak mau mendengarkan kalimat kamu ingin mundur..”<br />
“ Tapi bu, aku takut bila membuat semua jadi kacau.”<br />
“ Anakku, beberapa minggu lagi, sekolah ini akan merayakan hari ulang tahunnya, ibu percaya kamulah satu-satunya orang yang layak mengisi tempat di bagian piano, karena teman kamu Rika ( pianis sebelumnya) telah mundur karena sakit cacar”</p>
<p>Aku pulang ke rumah dan memberi kabar kalau aku diterima dalam tim musik sekolah, ayah begitu gembira menunggu saat-saat aku akan berada dipanggung, ia terus melatih permainan pianoku. Aku tidak pernah cerita bertapa aku sangat diremehkan oleh teman-teman se-timku yang hanya menganggap aku sampah yang tidak layak disamping mereka. Mereka sering memarahi aku dengan kata-kata kasar lalu mereka menghinaku sebagai gadis caca, hal itu terus terjadi disaat kami berlatih persiapan untuk panggung sekolah . Mereka tidak pernah peduli apa yang kumainkan bila benar, mereka selalu bilang salah. Padahal aku yakin aku benar-benar memainkan musik piano ini, sedihnya saat aku bertanya dimana letak kesalahanku yang mereka jawab lebih menyakitkan.</p>
<p>“ Kamu ini tuli dan budek, bagaimana bisa kamu tau alunan musik yang kamu mainkan itu benar atau salah? Kamu membuat aku muak dengan sikap kamu yang sok pintar dan mencari muka di depan bu guru.” Kata Agnes padaku.<br />
Aku menangis mendengarkan kalimat itu, aku berlari pulang ke rumah dan satu-satunya kalimat yang kudengar hanya satu. “ Pergi kamu gadis cacat, jangan pernah kembali ke tim kami, kami tidak sudi menerima kamu dalam kelompok ini.”<br />
Aku menangis hingga di depan rumahku dan ketika aku tiba di gerbang rumahku, sebuah mobil ambulan ada didepan rumahku dan membawa ayah. Aku mengejar perawat yang membawa ayah, ayahku tampak tertidur tanpa bicara, seorang tetanggaku berkata padaku.<br />
“ Ayahmu terkena serangan jantung, kamu ikut tante saja. Kita pergi bersama-sama ke rumah sakit.”<br />
Aku shock dan menangis! Bagaimana hidupku tanpa ayah? Sepanjang perjalanan aku terus menitihkan air mata. Ayah tidak sadarkan diri sejak sakit jantungnya kambuh, ia memang memiliki sakit jantung sejak menikah padahal usianya masih sangat muda. tiga hari lamanya aku menemani ayah yang tidak pernah sadarkan diri. Tiga hari pula aku tidak pernah ke sekolah, bu guru bertanya pada Agnes mengapa aku tidak masuk hari ini?”<br />
“ Mungkin Angel merasa tidak sanggup lagi bergabung dengan tim kita, dia itu bodoh bu! Selalu melakukan kesalahan dan dia pergi begitu saja saat latihan dan tidak pernah kembali hingga saat ini.”<br />
Ibu guru mencoba pergi ke rumahku, tapi tidak ada seorang pun orang dirumahku. Aku tau beberapa hari lagi perayaaan musik di sekolahku akan dimulai. Mungkin memang sudah menjadi garis tangan hidupku, aku tidak boleh menjadi tim sekolah. Padahal aku sudah berjuang maksimal berlatih piano di rumah. Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa selain menjaga ayahku karena ia lebih penting dalam hidupku, ia satu-satunya sahabatku yang bisa mengerti keadaan ku setelah ibu meninggal dunia.<br />
Ya Tuhan jangan ambil ayahku, doaku setiap saat kepadanya</p>
<p>Seminggu kemudian,</p>
<p>Ayah tersadar dan melihat aku disampingnya. Ia tidak bisa bicara banyak, selain bertanya mengapa aku disini, mengapa aku tidak berlatih bersama tim musik disekolahku, aku berpura-pura berkata padanya kalau mereka memberikan aku izin menjaga ayah. Ayah marah padaku, ia bilang aku harus segera latihan dan ia ingin aku tampil disana.</p>
<p>“ Jangan pedulikan ayah saat ini, yang penting kamu harus bisa buktikan kepada semua orang kalau kamu bisa bermain musik dan tunjukkan kepada mereka kamu gadis yang sempurna ”</p>
<p>Aku tau itu berat, tapi aku tidak ingin ayah bersedih mendengar penolakkan sahabatku di sekolah, ia berjanji padaku akan lekas sembuh asal aku terus bersemangat latihan musik. Akhirnya aku pun pergi ke sekolah kembali dan masuk ke kelas musik. Ibu guru menyambutku dengan baik, dan langsung memintaku berlatih. Setelah ia pergi, Agnes dan kawan-kawan mendekatiku, mereka mendorongku hingga terjatuh.</p>
<p>“ Kamu itu makluk Tuhan paling menjijikan, jangan membuat tim kami malu dengan kehadiran kamu di tim music kami. tidak punya malu, padahal kami sudah mengusirmu..”</p>
<p>Aku terdiam, seorang teman mengatakan pada Agnes,<br />
“ Percuma dia tuli, dia ga akan mendengarkan apa yang kita bicarakan.”<br />
Agnes marah merasa aku tidak mendengarkan semua kemarahannya, Ia bersama teman-teman mendorongku hingga keluar ruangan, aku mengetuk pintu dan ketika tanganku berusaha membuka pintu, mereka menjepit tanganku tanpa ampun, aku berteriak kesakitan dan mereka tidak peduli<br />
“ Astaga dia bisa menjerit juga ya.. kirain dia itu bisu, bisa teriak juga hahaha “ ledek mereka.<br />
Mereka menyiksaku dan aku tidak berdaya. Tanganku terasa mati rasa, mungkin jariku patah. Aku meminta tetanggaku untuk membalut luka ini dan ia sangat terkejut dengan keadaanku. Aku berkata padanya aku terjatuh di jalan. Tapi aku tidak akan pernah menyerah untuk menjadi tim musik kelasku. Hingga hari itu tiba, dengan luka balut tanganku aku muncul di sekolah. Sebelumnya aku mengatakan pada ayah .<br />
“ Ayah hari ini aku akan bermain musik dihadapan semua orang, ayah harus mendengarkan ya. “<br />
“ Anakku, ayah pasti mendengarkan. Maaf saat ini ayah sedang sakit, ini adalah hari istemewamu. Tapi ayah sudah pikirkan bagaimana caranya. Ambil telepon genggam ayah dan biarkan itu menyala saat kamu mainkan.”<br />
“ Baik ayah.” Aku menuruti ide cermerlang ayah.<br />
Saat aku keluar ruangan, dokter mengatakan hal kecil disamping ayah “ Jantung anda melemah, anda harus terus berpikir positif sehingga cepat sembuh”<br />
“ Anak saya akan manggung hari ini, itu membuat saya cemas”<br />
“ Percayalah , anak anda adalah gadis luar biasa..”</p>
<p>Aku menangis menuju sekolahku, Saat aku tiba di sekolah, Agnes dan kawan-kawan melihatku dengan jijik. Sepertinya mereka tidak mau aku di panggung, mereka manarik bajuku dan menamparku di belakang panggung.</p>
<p>“ Pergi cepat, jangan pernah ada disini, kami akan tampil tanpa kamu. Cepat pergi? Sebelum ibu guru datang”<br />
Tidak, aku tidak akan menyerah walaupun mereka menyiksaku. Aku sudah berjanji pada ayah untuk bermain musik di acara sekolah. Karena mereka mendapatkan aku tidak menyerah, akhirnya mereka mengancam tidak akan tampil dan memaksa aku tampil seorang diri, mereka ingin membuatku malu.<br />
“ Baiklah, kami tidak akan tampil. Dan silakan kamu tampil sendirian, jadilah badut diatas panggung..”<br />
Aku tidak mampu berbuat apa-apa ketika mereka mengikat rambutku layaknya orang bodoh, memoles mukaku dengan cat warna merah menyerupai badut sirkus. Aku tidak peduli, aku hanya ingin ayah bahagia dan menepati janji kepada ayah untuk tampil dalam panggung itu. Setelah puas mendandaniku seperti badut mereka pergi mendorong aku diatas panggung saat ibu guru yang bertugas menjadi pembaca acara memanggil tim kami dan aku muncul sendirian, mereka semua berlarian mengumpat.<br />
“ DImana yang lain?” tanya ibu guru,<br />
Aku terdiam, semua orang yang ada di bangku penonton menertawakan aku, mereka melihat badut yang sedang berada diatas panggung, aku sungguh tidak bisa berbuat-apa ap.<br />
“ Astaga apa yang terjadi padamu dan yang lain pergi kemana? Kita tidak akan bisa menjalankan acara music ini.”</p>
<p>Aku mengambil kertas dan menuliskannya<br />
“ Bu, izinkanlah aku bermain piano ini, aku sudah berjanji pada ayah untuk bermain piano , ia sedang terbaring lemas di rumah sakit, jantungnya melemah hari ini, aku takut ia akan semakin buruk bila tau aku gagal bermain bersama tim musik di sekolah”<br />
Ibu menatapku, ia sadar bertapa aku sangat sulit.<br />
“ Baiklah mainkanlah piano ini, tunjukkan pada dunia kalau kamu adalah orang special dengan musikmu”<br />
“ Terima kasih bu.”<br />
Ibu guru memberikan kata-kata sambutan kepada penonton yang terus tertawa karena melihat badut sepertiku, tapi aku tidak peduli. Dengan keunggulan 3g, aku mengadakan video call dan ayah tersenyum padaku memberikan semangat, keletakkan telepon itu diatas meja piano.<br />
“Tuhan bimbing aku agar semua berjalan dengan baik. Dan dengarkanlah musik ini..”<br />
Setiap denting musik mulai memecahkan semua tawa yang awalnya menghujatku, menghinaku, arunan musik ini membawa perjalanan kisahku untuk berjuang menunjukkan pada dunia, aku memang terlahir cacat, aku tidak pernah tau apa artinya musik, tidak tau bagaimana suara burung, suara ayah bahkan tragisnya aku tidak pernah tau suara yang keluar dari mulutku sendiri.<br />
Tapi aku percaya, aku tercipta bukan tanpa tujuan dalam dunia ini. ketika lagu itu usai kumainkan, semua berdiri dan memberikan tepuk tangan, aku menangis. ibu guru memelukku, aku ingin ibu menyampaikan pesanku kepada penonton.</p>
<p>“ Terima kasih, memberikan aku kesempatan untuk berada ditempat ini. Kini aku tau mengapa aku berbeda, karena Tuhan mencintaiku. Aku tidak akan marah pada Agnes dan teman-teman, aku bersyukur karena mereka mengajarkan aku tentang ketekunan dan ikhlas. Termasuk ayah, yang selalu bilang padaku “ kita tidak perlu merasa sedih dengan keadaan kita, bagaimanapun bentuknya. Karena Tuhan memberikan kita nafas kehidupan dengan tujuan hidup masing-masing”<br />
Ya aku percaya itu.</p>
<p>Tamat.</p></blockquote>
<p>Wah &#8230; sungguh-sungguh kisah ini sangat INSIPIRASI bagi aku. Dan sangat tersentuh di hati aku.</p>
<p>&#8220;Semua orang pasti punya jalan dengan cara sendiri. Terbukalah hati &amp; pikiran kalian dan tunjukkan kalian sangat ISTIMEWA pada dunia walaupun memiliki kekurangan fisik.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://paganekoso.net/gadis-tunarungu-mainkan-piano/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bantuan 100 Alat Bantu Dengar</title>
		<link>http://paganekoso.net/bantuan-100-alat-bantu-dengar/</link>
		<comments>http://paganekoso.net/bantuan-100-alat-bantu-dengar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 00:06:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Paulus Ganesha Aryo Prakoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Information]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Life]]></category>
		<category><![CDATA[Alat Bantu Dengar]]></category>
		<category><![CDATA[Melawai]]></category>
		<category><![CDATA[Tunarungu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://paganekoso.wordpress.com/?p=173</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 6 Agustus 2009, Pusat Alat Bantu Dengar Melawai (PABDM) menyumbangkan 100 buah Alat Bantu Dengar (ABD) kepada para penyandang cacat tunarungu. Pemberian bantuan ini kerjasama Melawai dengan Siemens, Departement Sosial serta Federasi Nasional untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (FNKTRI). Dari SD, SMP, SMA sehingga perguruan tinggi serta sudah bekerja. Acara ini turut dihadiri oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_178" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a title="Bantuan Alat Bantu Dengar 1" rel="shadowbox" href="http://paganekoso.net/wp-content/uploads/2009/08/bantuan_abd1.jpg"><img class="size-medium wp-image-178" title="Bantuan Alat Bantu Dengar 1" src="http://paganekoso.net/wp-content/uploads/2009/08/bantuan_abd1.jpg?w=300" alt="Bantuan Alat Bantu Dengar 1" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Bantuan Alat Bantu Dengar 1</p></div>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;">Pada tanggal 6 Agustus 2009, Pusat Alat Bantu Dengar Melawai (PABDM) menyumbangkan 100 buah Alat Bantu Dengar (ABD) kepada para penyandang cacat tunarungu. Pemberian bantuan ini kerjasama Melawai dengan Siemens, Departement Sosial serta Federasi Nasional untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (FNKTRI). Dari SD, SMP, SMA sehingga perguruan tinggi serta sudah bekerja. <span id="more-173"></span>Acara ini turut dihadiri oleh Priscilla R.K. Bahana – Direktur Pusat Alat Bantu Dengar Melawai, Drs. Totok Bintoro M.Pd, Ketua FNKTRI, Drs. Anton Subarto, Dipl Aud–audiologist dan pakar pendidikan anak tunarungu dari PADB Melawai.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a title="Bantuan Alat Bantu Dengar 2" rel="shadowbox" href="http://paganekoso.net/wp-content/uploads/2009/08/bantuan_abd2.jpg"><img title="Bantuan Alat Bantu Dengar 2" src="http://paganekoso.net/wp-content/uploads/2009/08/bantuan_abd2.jpg?w=300" alt="Bantuan Alat Bantu Dengar 2" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Bantuan Alat Bantu Dengar 2</p></div>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;">Saya diperkenalkan kepada Angkie Yudistia dari Mbah Mita, Dewan Pendiri <a title="Yayasan SEHJIRA" href="http://www.sehjira.or.id" target="_blank">Yayasan SEHJIRA</a> (Sehat Jiwa Raga). Angkie sedang menempuh S2 jurusan Marketing Communication di London School of Public Relations, Jakarta. Selain itu, dia juga berprestasi di bidang modeling, finalis Fun Fearless Female Cosmopolitan 2008 yang bertindak sebagai MC dalam acara &#8220;Bantuan 100 Alat Bantu Dengar&#8221; di gedung optik Melawai, Salemba, Jakarta .. Luar biasa khan!!</p>
<p style="text-align:left;">Untuk para penyandang cacat tunarungu, tunjukkan kalian percaya diri dan mandiri &#8230; ga usah kucing malu dech .. hehhee <img src='http://paganekoso.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Bilang harus BISA!!</p>
<p style="text-align:left;">Baca lain juga :<br />
- <a title="Bantuan Alat Bantu Dengar" href="http://www.rileks.com/community/artikelmu/ceremonia/26423-pabd-melawai-menyumbangkan-alat-bantu-dengar.html" target="_blank">http://www.rileks.com/community/artikelmu/ceremonia/26423-pabd-melawai-menyumbangkan-alat-bantu-dengar.html</a><br />
- <a title="Gadis Cantik Divonis Tuli" href="http://health.detik.com/read/2009/08/06/173529/1178791/763/ketika-gadis-cantik-divonis-tuli" target="_blank">http://health.detik.com/read/2009/08/06/173529/1178791/763/ketika-gadis-cantik-divonis-tuli</a><br />
- <a title="Waspadai gangguan pendengaran" href="http://health.detik.com/read/2009/08/06/161058/1178694/763/waspadai-gangguan-pendengaran-jika-anak-terlalu-pendiam" target="_blank">http://health.detik.com/read/2009/08/06/161058/1178694/763/waspadai-gangguan-pendengaran-jika-anak-terlalu-pendiam</a><br />
- (mungkin kalian bisa tambah di sini kalau ada situs tersebut)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://paganekoso.net/bantuan-100-alat-bantu-dengar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HUT Kota PL Ke &#8211; 10</title>
		<link>http://paganekoso.net/hut-kota-pl-ke-10/</link>
		<comments>http://paganekoso.net/hut-kota-pl-ke-10/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 07:14:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Paulus Ganesha Aryo Prakoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Information]]></category>
		<category><![CDATA[Organization]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Life]]></category>
		<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[hut]]></category>
		<category><![CDATA[Kota PL]]></category>
		<category><![CDATA[School]]></category>
		<category><![CDATA[Tunarungu]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://paganekoso.wordpress.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[Hari Ulang Tahun Kota PL ke &#8211; 10 diselenggarakan pada tanggal 11 Januari 2009 di SLB/B Pangudi Luhur, JL. Pesanggrahan 125 Kembangan, Jakarta Barat 11610. Ada acara menarik yaitu, lomba basket, lomba fashion show, seminar, bazar, fun games, door prize, masih banyak .. Acara ini pertama kali dibuka untuk umum. Seminar &#8220;Membangun Network Antar Alumni [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Ulang Tahun Kota PL ke &#8211; 10 diselenggarakan pada tanggal 11 Januari 2009 di SLB/B Pangudi Luhur, JL. Pesanggrahan 125 Kembangan, Jakarta Barat 11610. Ada acara menarik yaitu, lomba basket, lomba fashion show, seminar, bazar, fun games, door prize, masih banyak .. Acara ini pertama kali dibuka untuk umum.<span id="more-129"></span></p>
<p><strong>Seminar <em>&#8220;Membangun Network Antar Alumni Tunarungu&#8221;</em></strong></p>
<p>Pembicara: Drs. Totok Bintoro, M.Pd<br />
Hari/Tanggal : Minggu, 7 Desember 2008<br />
Pukul : 13.00 &#8211; 17.00 WIB<br />
Tempat : Aula SDLB Pangudi Luhur, Jalan Pesanggrahan 125 Kembangan, Jakarta Barat, 11610<br />
Price : Rp. 20.000 (snack + sertifikat)<br />
Email: artemevia@yahoo.com or info@kota-pl.org</p>
<p><strong>Lomba Basket 3 on 3</strong></p>
<p>Pendaftaran Rp. 50.000. Ditutup tanggal 28 Nov. 2008. (max. 5 orang per team).<br />
Pertandingan tanggal 7 Des, 14 Des, 21 Des 2008 dan 9 Jan 2009<br />
Kirim SMS ke 081310271798 (Thomas)</p>
<p><strong>Lomba Fashion Show &#8220;Anime&#8221;</strong></p>
<p>Pendaftaran Rp. 20.000. Ditutup tanggal 6 Januari 2008.<br />
Kirim SMS ke 081908643814 (Amanda), 08999017510 (Hendro)</p>
<p><strong>Kupon Berhadiah</strong></p>
<p>Rp. 10.000/lembar. Hadiah menarik. Kirim SMS ke 0817733389 (Heny), 08999071510 (Hendro)</p>
<p>Bagi ingin jadi sponsor/bazar/donatur, dapat kirim SMS ke Sisie (08170053982), 0817733389 (Heny) atau kirim email ke info@kota-pl.org.</p>
<p>Ingin tanya tentang HUT Kota PL, acara, lomba, dsb? Bisa diskusi di <a title="Diskusi HUT Kota PL" href="http://www.kota-pl.org/forum.html?func=showcat&amp;catid=28">sini</a>.</p>
<p>Info: <a title="Kota PL" href="http://www.kota-pl.org" target="_self">http://www.kota-pl.org</a></p>
<p>Baca lain:</p>
<ul>
<li><a title="Kota PL" href="http://paganekoso.wordpress.com/2008/10/21/kota-pl/">Kota PL</a></li>
<li><a title="Kota PL Versi 2" href="http://paganekoso.wordpress.com/2008/11/04/kota-pl-versi-2/">Kota PL Versi 2</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://paganekoso.net/hut-kota-pl-ke-10/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kota PL</title>
		<link>http://paganekoso.net/kota-pl/</link>
		<comments>http://paganekoso.net/kota-pl/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 23:11:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Paulus Ganesha Aryo Prakoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Organization]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Life]]></category>
		<category><![CDATA[Web]]></category>
		<category><![CDATA[Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Kota PL]]></category>
		<category><![CDATA[School]]></category>
		<category><![CDATA[Tunarungu]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://paganekoso.wordpress.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Hampir 10 tahun, organisasi Kota PL tidak punya website. Akhirnya beberapa minggu yang lalu, saya mengusulkan dan membuat website Kota PL. Kepanjangan dari Kota PL adalah Komunitas Alumni Tunarungu Pangudi Luhur. Diluncurkan pada tanggal 06 Oktober 2008 kemarin. Kota-PL.org bertujuan untuk mengajak alumni baik maupun non alumni Pangudi Luhur dapat informasi yang ada di Kota-PL.org, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hampir 10 tahun, organisasi <a title="Kota PL" href="http://www.kota-pl.org" target="_blank">Kota PL</a> tidak punya website. Akhirnya beberapa minggu yang lalu, saya mengusulkan dan membuat website <a title="Kota PL" href="http://www.kota-pl.org" target="_blank">Kota PL</a>. Kepanjangan dari <a title="Kota PL" href="http://www.kota-pl.org" target="_blank">Kota PL</a> adalah Komunitas Alumni Tunarungu Pangudi Luhur. Diluncurkan pada tanggal 06 Oktober 2008 kemarin.</p>
<p><span id="more-87"></span><a title="Kota PL" href="http://www.kota-pl.org" target="_blank">Kota-PL.org</a> bertujuan untuk mengajak alumni baik maupun non alumni Pangudi Luhur dapat informasi yang ada di <a title="Kota PL" href="http://www.kota-pl.org" target="_blank">Kota-PL.org</a>, <a title="forum diskusi" href="http://www.kota-pl.org/forum.html" target="_blank">forum diskusi</a>, dan sebagainya. Tidak hanya alumni/non alumni Pangudi Luhur, mengajak umum untuk mengenal dunia tunarungu seperti komunikasi, karya, dan sebagainya.</p>
<p>Ada beberapa halaman belum lengkap seperti tentang <a title="Kota PL" href="http://www.kota-pl.org" target="_blank">Kota PL</a>, <a title="forum diskusi" href="http://www.kota-pl.org/forum.html" target="_blank">forum diskusi</a> dan sebagainya. Halaman tersebut akan menyusul.</p>
<p><a title="Kota PL" href="http://www.kota-pl.org" target="_blank">Kota PL</a> sangat menghargai apabila alumni baik maupun non alumni Pangudi Luhur menyumbang artikel yang kalian buat. Bagi berminat, silakan kirim ke <a title="redaksi@kota-pl.org" href="mailto:redaksi@kota-pl.org">redaksi@kota-pl.org</a> atau kunjungi di <a title="Kota PL - Kirim Artikel" href="http://www.kota-pl.org/kirim-artikel.html" target="_blank">http://www.kota-pl.org/kirim-artikel.html</a>.</p>
<p>Beritahu teman &#8211; teman Anda ya &#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://paganekoso.net/kota-pl/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kehidupan Tunarungu 1 (TK)</title>
		<link>http://paganekoso.net/kehidupan-tunarungu-1-tk/</link>
		<comments>http://paganekoso.net/kehidupan-tunarungu-1-tk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2008 02:18:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Paulus Ganesha Aryo Prakoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Life]]></category>
		<category><![CDATA[Pangudi Luhur]]></category>
		<category><![CDATA[SLB B]]></category>
		<category><![CDATA[Tunarungu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://paganekoso.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Tunarungu (tuli) merupakan ketidakmampuan untuk mendengarkan suara. Ada beberapa penyebabnya adalah sejak lahir, kecelakaan, keturunan, dan sebagainya. Hidupnya sejak kecil memang sulit bicara dan tidak bisa mendengar (bengong). Ya tidak mengerti kalau orang tua mengajar nama2 seperti buah-buahan, mainan, dan sebagainya. Aduh pikiran orang tua bingung bagaimana masa depan anaknya sendiri. Mereka membawa anaknya ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tunarungu (tuli) merupakan ketidakmampuan untuk mendengarkan suara. Ada beberapa penyebabnya adalah sejak lahir, kecelakaan, keturunan, dan sebagainya. Hidupnya sejak kecil memang sulit bicara dan tidak bisa mendengar (bengong). Ya tidak mengerti kalau orang tua mengajar nama2 seperti buah-buahan, mainan, dan sebagainya. Aduh pikiran orang tua bingung bagaimana masa depan anaknya sendiri. Mereka membawa anaknya ke dokter untuk diperiksa. Biasanya dokter menyarankan anaknya bersekolah SLB/B, hanya khusus cacat tunarungu.</p>
<p><span id="more-23"></span></p>
<p>Menginjak umur 2 tahun mulai sekolah taman bermain di Santi Rama, Kramat. Di sana banyak anak bermain-main. Belajar mengenal bentuk-bentuk seperti kotak, bola, tongkat, dan sebagainya. Masih belum bisa bicara (bisu). Setelah taman bermain, melanjutkan sekolah <a href="http://slbpl-jkt.pangudiluhur.org">SLB/B di Pangudi Luhur</a>, Jakarta Barat. Sekolah SLB/B Pangudi Luhur didirikan oleh Bruder Alcuino (Alm), Br Honoratus, Br<br />
Yosefo (dari belanda) dan Yayasan Pangudi Luhur Pusat. Di sana belajar mengenal bentuk-bentuk sampai mendengar dan wicara. Wicara adalah latihan mendengar, menulis dan membaca ujaran (gerak bibir) di depan cermin bersama dengan guru.</p>
<p>Masih belajar bicara sambil menggerakan tangan, seperti papeee (papa &#8211; sambil telunjuk jari di atas bibir kayaknya kumis), mobiiiil (sambil gaya setir), tariiii (sambil angkat dua tangan dan gerak), dan sebagainya. Ada juga latihan menari, olahraga, pianika, menggambar, jungkir balik dan sebagainya. Jungkir balik adalah melompat di atas matras seperti akrobat dilatih oleh Bruder Anton M. Ada anak jago melompat di atas 5-7 anak kecil berbaring di atas matras seperti saya &#8230; heheee &#8230; <img src='http://paganekoso.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Br. Anton M pernah menawarkan cabe rawit hijau kepada teman-teman di kelas saya. Kami masih tidak mengerti apa itu cabe itu. Br. Anton M tidak menjelaskan itu tetapi bilang coba aja. Salah satu teman saya langsung ambil cabe itu dan makan. Mukanya merah, menahan diri, beberapa detik tiba-tiba berteriaaaaaaakkkkkkkkkk, &#8220;Huahaha &#8230; huahaa .. huahahaaa &#8230;&#8221; sambil mencari air putih &#8230; Kami dan Br. Anton M tertawa bahak-bahak &#8230; Salah satu teman lagi mau mencoba makan itu ternyata tidak apa-apa &#8230; Kami tampak bengong &#8230; <img src='http://paganekoso.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Untuk komunikasi, guru tegas/marah kalau bicara sambil isyarat karena tidak boleh bisu, makanya harus bisa bicara bersuara. Kalau emang keras kepala, guru pukul tangan agar tidak mengulang lagi. Hampir setiap hari harus ke wicara &#8230; kebanyakan anak tidak mau ke wicara lagi karena ketakutan dimarahi kalau bicara salah/isyarat. heheee &#8230; <img src='http://paganekoso.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><a title="Anak TK" rel="shadowbox" href="http://paganekoso.net/wp-content/uploads/2008/03/kids.jpg"><img class="aligncenter" src="http://paganekoso.net/wp-content/uploads/2008/03/kids.jpg?w=300" alt="Teman TK" width="250" height="170" /></a><br />
Teman sekelas (TK) saya, kompaaaak .. Saya ada dimana? Ayoooo &#8230; !!!</p>
<p>To be continue&#8230;</p>
<p>Baca juga:<br />
<a href="http://paganekoso.wordpress.com/2008/03/07/sejarah-slbb-pangudi-luhur-singkat/">Sejarah SLB/B Pangudi Luhur (singkat)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://paganekoso.net/kehidupan-tunarungu-1-tk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah SLB/B Pangudi Luhur (singkat)</title>
		<link>http://paganekoso.net/sejarah-slbb-pangudi-luhur-singkat/</link>
		<comments>http://paganekoso.net/sejarah-slbb-pangudi-luhur-singkat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2008 02:03:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Paulus Ganesha Aryo Prakoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Life]]></category>
		<category><![CDATA[Pangudi Luhur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://paganekoso.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Br. Alcuino (Alm) &#8211; Pendiri SLB/B Pangudi Luhur Sejarah telah mencatat bahwa pada tanggal 1 Agustus 1983, secara resmi SLB/B Pangudi Luhur berdiri, dibuka dan mulai. Andil dalam hal perencanaan tempat, system, dan peralatan sekolah, yaitu Bruder Alcuino (Alm), Br. Honoratus, Br. Yosefo (dari Belanda) dan Yayasan Pangudi Luhur Pusat. Pada awal mulanya mengontrak sebuah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://paganekoso.net/wp-content/uploads/2008/03/opa.jpg" rel="shadowbox[sbpost-26];player=img;"><img class="aligncenter" src="http://paganekoso.net/wp-content/uploads/2008/03/opa.jpg" alt="Br. Alcuino" width="200" height="200" /></a><br />
Br. Alcuino (Alm) &#8211; Pendiri SLB/B Pangudi Luhur</p>
<p>Sejarah telah mencatat bahwa pada tanggal 1 Agustus 1983, secara resmi <a href="http://slbpl-jkt.pangudiluhur.org">SLB/B Pangudi Luhur</a> berdiri, dibuka dan mulai. Andil dalam hal perencanaan tempat, system, dan peralatan sekolah, yaitu Bruder Alcuino (Alm), Br. Honoratus, Br. Yosefo (dari Belanda) dan Yayasan Pangudi Luhur Pusat. Pada awal mulanya mengontrak sebuah rumah tinggal (Bruderan Karitas) di Jl. Semeru I/4 Grogol, Jakarta Barat, persis di depan empang Gembira.<br />
<span id="more-26"></span><br />
Murid angkatan I (th.1983) ada 19 orang, yang sebagian besar limpahan dari Taman Latihan Observasi SLB Santi Rama.</p>
<p>Penerimaan murid baru angkatan I, ditangani sendiri oleh Br. Alcuino (alm) alias Opa bagi anak-anak. Dialah yang disebut Sang Pioneer MPR (Metode Percakapan Reflektif), karena dalam dialah sebuah pengalaman menjadi guru anak tuli selama 16 tahun di Belanda, Kepala SLB/B Pangudi Luhur yang pertama dan sekaligus pembina. Selanjutnya silih berganti Br. Petrus Pajian, Br Anton Marsudiharjo, Br. Anton Subarto, Br. Petrus Ponidi, Br Bambang Nugroho (sekarang &#8211; selaku Direktur LPATR Pangudi Luhur).</p>
<p>Pada tanggal 13 April 1984, atas dasar perizinan dari Bapak Gubernur DKI Jakarta dan Kakanwil Depdikbud DKI Jakarta, diselenggarakan upacara peletakan batu pertama pembangunan gedung SLB/B Pangudi Luhur, yang berlokasi di Jalan Pesanggrahan, Kembangan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Bertindak selaku peletak batu pertama, Br. Redemptus FIC, (Provinsial Bruder FIC di Indonesia).</p>
<p>Pembangunan memakan waktu hanya 9 bulan, sehingga pada tanggal 25 Januari 1985 selesailah sudah gedung baru SLB B Pangudi Luhur Fase I. Hari itu terjadi serah terima gedung dari PT. Kwinto Viratus kepada Yayasan Pangudi Luhur. Selanjutnya tanggal 26 Januari 1985 diadakan kerja bakti pemindahan barang-barang dari Grogol ke Kembangan dengan menggunakan truk.</p>
<p>Untuk informasi selengkapnya, <a href="http://slbpl-jkt.pangudiluhur.org">SLB/B Pangudi Luhur</a>.</p>
<p>Regards,<br />
Paulus (Alumni SLB/B Pangudi Luhur)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://paganekoso.net/sejarah-slbb-pangudi-luhur-singkat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tamatan Universitas Budi Luhur</title>
		<link>http://paganekoso.net/tamatan-universitas-budi-luhur/</link>
		<comments>http://paganekoso.net/tamatan-universitas-budi-luhur/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Nov 2007 01:31:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Paulus Ganesha Aryo Prakoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Life]]></category>
		<category><![CDATA[Campus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://paganekoso.wordpress.com/2007/11/01/tamatan-universitas-budi-luhur/</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 9 Oktober 2007 wisuda di JCC, Jakarta, pagi &#8211; pagi saya harus berangkat pukul 05.00 pagi karena ibu saya mau ke salon untuk menyanggul sebelum wisuda. Apalagi adik perempuan saya juga mau makeup wakakaka &#8230; Untunglah saya laki-laki tidak perlu repot2 diri &#8230; Ya udah saya tidur di salon teman ibu saya &#8230; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Pada tanggal 9 Oktober 2007 wisuda di JCC, Jakarta, pagi &#8211; pagi saya harus berangkat pukul 05.00 pagi karena ibu saya mau ke salon untuk menyanggul sebelum wisuda. Apalagi adik perempuan saya juga mau makeup wakakaka &#8230; Untunglah saya laki-laki tidak perlu repot2 diri &#8230; <img src='http://paganekoso.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Ya udah saya tidur di salon teman ibu saya &#8230; capek deh &#8230; hehee &#8230; Pada pukul 07.00 udah tiba di tempat yang saya diwisuda &#8230; wah rame banget &#8230; malah tidak ada teman angkatan saya &#8230; semua senior di atas angkatan saya &#8230; <img src='http://paganekoso.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  wah kebetulan saya dikasih tiket VIP dari Ibu Dyah, dosen .. Tiketnya buat oma dan tante .. Ibu Dyah juga ikut wisuda &#8230; Dia baru lulus S2 Rekayasa E-Busines kalau tidak salah. Selama wisuda, saya tidak mengerti apa yang bicarakan dari Ketua Yayasan, Rektor, Dekan, dan sebagainya.. diam saja &#8230;  maklum deaf &#8230; <img src='http://paganekoso.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  sampe tertidur ZZzzzzz &#8230; di tengah wisuda &#8230; gerakkan kepala diri dulu baru sadar nieh kalo dipanggil untuk maju diwisuda &#8230; tapi untung tak begitu telat nieh &#8230; tiba-tiba dosen logika matematika bilang mahasiswa di belakang saya untuk memberitahu saya kalau maju diwisuda &#8230; malah dosen BP3 (Pak Basuki) bantu beritahu saya dipanggil maju diwisuda &#8230; oleh Bapak Hestya (Rektor Yayasan Universitas Budi Luhur) &#8230;habis diwisuda &#8230; kok difoto lagi abis gaya model &#8230; <img src='http://paganekoso.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  setelah wisuda, saya ajak dosen &#8211; dosen yang tercinta sampai wakil dekan FTI foto bareng .. malah dosen &#8211; dosen asyik difoto2 bareng saya &#8230; sayang .. dosen pembimbing skripsi saya yang tercinta tidak hadir wisuda saya &#8230; hiks .. hiks &#8230; <img src='http://paganekoso.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /><br />
<span id="more-11"></span><br />
<center><a title="Foto wisuda bersama dengan Dekan FTI" rel="shadowbox" href="http://paganekoso.net/wp-content/uploads/2009/12/dsc_2131_640x480.jpg"><img src="http://paganekoso.net/wp-content/uploads/2009/12/dsc_2131_640x480.jpg" alt="Foto wisuda bersama dengan Dekan FTI" width="120" height="80" align="middle" /></a> <a title="Foto wisuda bersama dengan dosen" rel="shadowbox" href="http://paganekoso.net/wp-content/uploads/2009/12/dsc_2129_640x480.jpg"><img src="http://paganekoso.net/wp-content/uploads/2009/12/dsc_2129_640x480.jpg" alt="Foto wisuda bersama dengan dosen" width="120" height="80" align="middle" /></a></center></p>
<ul>
<li>Foto kiri :
<ol>
<li><a href="http://paganekoso.wordpress.com/who-am-i/">Paulus</a></li>
<li>Pak Gunawan (Wakil Ketua Dekan FTI)</li>
</ol>
</li>
<li>Foto kanan yang berdiri (urutan dari kiri ke kanan) :
<ol>
<li>Pak Bagus (Kepala Extension Class)</li>
<li>Pak Bullion</li>
<li>Pak Joko (dosen Aplikasi Bisnis)</li>
<li>Bu Imelda (dosen Keamanan Komputer)</li>
<li>Pak Gunawan (Wakil Ketua Dekan FTI)</li>
</ol>
</li>
<li>Foto kanan yang duduk (urutan dari kiri ke kanan) :
<ol>
<li>Bu Yuliazmi (dosen pembimbing akademik)</li>
<li><a href="http://paganekoso.wordpress.com/who-am-i/">Paulus</a></li>
<li>Bu Rusdah (dosen Sistem Penunjang Keputusan dan asisten Pak Brury, dosen pembimbing skripsi)</li>
<li>Bu Yeti (Staff IT)</li>
</ol>
</li>
</ul>
<p>Asyik foto wisuda bareng dosen &#8230; Terima kasih kepada Bapak/Ibu dosen di Univeristas Budi Luhur atas mendidik, membantu menyelesaikan perkuliahan dengan baik dan lancar. Terutama Pak Brury, Bu Rusdah, Pak Tomo, Bu Yuliazmi, Pak Windu.  Juga teman &#8211; teman seangkatan saya .. selalu membantu saya kalau ada kesulitan selama kuliah .. kangen teman &#8211; teman tercinta &#8230; Malik, Andi, Fadli, Gunawan, Putu, Farhnov, Dini, Wiwin, dan teman lain .. buaanyaaak &#8230; hehee <img src='http://paganekoso.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  kangeeeeeennn &#8230;&#8230;&#8230; titik &#8230; <img src='http://paganekoso.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>NB :<br />
fotonya kurang, nanti saya tambahkan kalau ada waktu ya &#8230; <img src='http://paganekoso.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://paganekoso.net/tamatan-universitas-budi-luhur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

